Minggu, 03 Maret 2013

Laporan Makalah Biologi tentang "Pengaruh Intensitas Air Terhadap Perkecambahan Tanaman Kacang hijau"




Kata Pengantar

            Puji sykur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena berkat rahmat dan karuniaNya, laporan penelitian “ Pengaruh Intensitas Air Terhadap Perkecambahan Tanaman Kacang hijau” selesai disusun. Penulisan laporan penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui pengaruh- pengaruh air pada perkecambahan tanaman, sebab dan akibatnya bagi kelangsungan hidup tumbuhan.

            Sistematika penulisan laporan ini telah disesuaikan dengan prinsip-prinsip yang telah diberikan. Pada setiap bab, disajikan hasil-hasil penelitian yang dilakukan penulis serta dilengkapi dengan gambar hasil penelitian.

            Penulis menyadari bahwa laporan penelitian ini masih terdapat kekurangan, oleh karena itu, kritik dan saran perbaikan dari pembaca laporan penelitian ini sangat dibutuhkan demi penyempurnaannya. Ucapan terima kasih disampaikanpada semua pihak, khususnya Ibu Krisnawati yang telah memberikan bimbingan kepada kami selaku penulis. Akhirnya semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa meridhoi tujuan penelitian ini. Amin.


                                                                                                      Genteng , 3 Agustus 2011

                                                                                                                    Penulis




BAB I
PENDAHULUAN

A.   Latar Belakang

Dalam setiap pertumbuhan makhluk hidup tentu saja terdapat factor-faktor yang mempengaruhinya. Air adalah salah satu factor yang mempengaruhi pertumbuhan tanaman. Namun permasalahan yang dihadapi saat ini adalah banyak sedikitnya air yang diberikan ada saat proses awal atau proses perkecambahan. Oleh karena itu penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui kadar air (intensitas air) terhadap pertumbuhan tanaman kacang hijau serta pengaruhnya terhadap kelangsungan hidup tanaman tersebut.

B.   Tujuan

1.      Mengamati pengaruh intensitas air terhadap perkecambahan tanaman kacang hijau.
2.      Mengetahui kadar air yang sesuai untuk perkecambahan kacang hijau.
3. Menganalisa faktor-faktor yang mempengaruhi perkecambahan kacang hijau terutama pengaruh kadar air.

C.   Hipotesis

Kadar air mempengaruhi pertumbuhan  tanaman, dimana kadar air yang kurang akan menghambat pertumbuhan  tanaman dan kadar air yang lebih akan  mempercepat  proses  perkecambahan.

D.   Lokasi Penelitian

1.      Rumah Kost dari salah satu  peneliti.

Penulis sengaja memilih  lokasi penelitian di kediaman salah satu penulis karena  tempat tersebut sangat sesuai dengan kondisi yang dibutuhkan perkecambahan kacang hjau. Serta efisiensi waktu, tenaga , dan biaya.
Tempat                       : Bumi Maron
Hari / Tanggal           : Kamis - Rabu tanggal 21 - 27 Juli 2011.

E.   Alat Dan Bahan

a.      Alat :
1.      Alat tulis
2.      Sekop
3.      Polybag ( diameter ±5cm)
4.      Kamera
5.      Gelas Ukur
6.      Kardus
7.      Timbangan
8.      Gelas Plastik

b.      Bahan
1.      Biji Kacang Hijau (Phaseolus radiates )
2.      Air
3.      Tanah (@ ± 150 gr)

F.   Metode Penelitian

1.      Keringkan tanah yang akan dijadikan media tempat perkecambahan dibawah sinar matahari.
2.      Siapkan alat dan bahan.
3.      Masukkan tanah yang telah dikeringkan kedalam polybag( @ ± 150gr)
4.      Masukkan biji Phaseolus radiates  yang telah direndam selama 1 malam  kedalam polybag (4 biji /polybag).
5.      Beri label  untuk setiap polybag.
6.      Siram tanaman sesuai dengan prosedur pengamatan yang dilakukan.
7.      Catat setiap data hasil pengamatan.



BAB II
TINJAUAN LITERATUR

A.   Pengaruh Air Terhadap Perkecambahan

Air merupakan senyawa yang sangat penting dalam menjaga tekanan  turgor dinding sel. Fungsi  air dalam tumbuhan adalah :


  •  Sebagai medium reaksi kimia di dalam sel.
Beberapa biji mengalami masa dormansi. Artinya , bijitersebut tidak tumbuh dan berkembang. Biji berada pada masa dormansi dikarenakan tidak cocoknya kondisi lingkungan yang memungkinkan biji berkecambah.
   Awal perkecambahan dimulai dengan berakhirnya masa dormansi pada biji. Berakhirnya masa dormansi ditandai dengan masuknya air kedalam bji, yang disebut dengan proses imbibisi. Proses tersebut akan menginduksi proses enzimasi (biokatalisator yang berperan dalam metabolisme) sehingga awal perkecambahan mulai berjalan.
   Setelah berakhirnya masa dormansi , tahap berikutnya tumbuhan akan mengalami proses perbanyakan sel atau pembelahan aktif sel, namun sel-sel yang terbentuk belum mengalami diferensiasi. Setelah mencapai masa tertentu, tumbuhan akan mengaami proses diferensasi. Setelah itu akan dibentuk organ-organ melalui proses organogenesis.



BAB III
DATA DAN PEMBAHASAN

A.   Data Hasil Pengamatan

Data hasil pengamatan pada penelitian disusun dalam bentuk table sebagai berikut:
1.      Data

Kode

Hari
Sabtu
Senin
Selasa
Rabu
Keterangan
A

0
0
0
0
Tidak tumbuh
B
0
0
0.5 cm
0,5 cm
Perkecambahan tidak maksimal
C
2 cm
4 cm
6 cm
13 cm
Tumbuh

D
2 cm
4 cm
12 cm
18cm
Tumbuh
E
4 cm
6 cm
14 cm
20 cm
Perkembangan maksimal















2.            Variabel
Variabel Bebas         : Intensitas air
Variabel Kontrol      : Biji kacang hijau, tanah, lingkungan, tempat penanaman,
Variabel Terikat       : Pertumbuhan Tanaman kacang hijau.

3.            Rata-Rata Pertumbuhan Dalam Satu Minggu

No.
Kode Tumbuhan
Rata-rata Pertumbuhan
1.
A
0
2.
B
0.25 cm / hari
3.
C
6.25 cm / hari
4.
D
9.5 cm / hari
5.
E
11 cm / hari

B.   Pembahasan
            Dari data pada table hasil inventarisasi data dapat disusun pembahasannya sebagai berikut:


         Biji tumbuhan kacang hijau (Phaseolus radiatus ) yang tidak diberi air pada setiap kali penyiraman ( pot A) tidak mengalami proses perkecambahan sama sekali. Hal ini ditunjukan dengan tidak adanya pertumbuhan akar dan batang sewaktu pengukuran dilakukan. Sedangkan pada tumbuhan yang diberi air( Pot B,C,D,dan E ) pada setiap  kali penyiraman mengalami proses perkecambahan. hal ini terlihat dengan tumbuhnya akar dan batang yang nampak pada setiap kali pengukuran. Namun pertumbuhan maksimal dapat terlihat pada pot E dengan  pertumbuhan bagian kecambah yang lebih maksimal disbanding pot yang lain.








BAB IV
KESIMPULAN DAN SARAN

A.   Kesimpulan

      Berdasarkan hasil pembahasan diatas penulis dapat menyusun kesimpulan sebagai berikut:
1.      Biji tumbuhan kacang hijau (Phaseolus radiates ) memerlukan air dalam proses perkecambahannya.
2.      Perkecambahan biji tumbuhan kacang hijau memerlukan intensitas air tinggi yaitu 50ml/2hari untuk massa tanah 150gr.

B.     Saran
Dari kesimpulan diatas penulis dapat memberikan saran-saran sebagai berikut :
1.      Agar perkecambahan tanaman kacang hijau (Phaseolus radiates) dapat tumbuh maksimal, gunakan air dengan kualitas baik dan intensitas penyiraman yang sedang dan tidak berlebih.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar